Pembuka · Kedai Kopi Senja
Ikuti uangnya.
Ke mana Rp100.000-mu pergi saat kamu scan QRIS?
Penjelasan independen. Bukan situs resmi Bank Indonesia atau ASPI.
Kamu duduk di Kedai Kopi Senja, di Bekasi.
Pesananmu: dua es kopi susu dan roti bakar.
Totalnya pas Rp100.000.
Di meja ada stiker QRIS. Kamu bayar dari ponselmu.
Cerita ini mengikuti uangmu, rupiah demi rupiah.
Kedai Kopi Senja dan nomor pedagangnya adalah contoh rekaan.
Bab 1 · Scan
Kamu scan QRIS di Kedai Kopi Senja.
Stiker QRIS tidak tahu harga pesananmu. Kamu yang mengetiknya.
Kamera ponselmu membaca stiker QRIS di meja.
Isinya hanya identitas kedai: nama, kota, dan nomor pedagang (NMID).
Nominalnya tidak ada di dalam kode statis ini.
Jadi kamu sendiri yang mengetik Rp100.000.
Lalu kamu masukkan PIN-mu, biasanya enam digit.
Aplikasi apa pun bisa membaca kode ini. Itulah gunanya satu standar.
Isi disederhanakan. Susunan tag mengikuti spesifikasi kode QR berbasis EMVCo. Kode ini contoh dan tidak bisa di-scan.
Jenis kode QRIS
Sumber
Sumber: QRIS BI · tag QR (HKMA) · contoh QRIS (DOKU) · Dicek 31 Okt 2026.
Bab 2 · Otorisasi
Aplikasimu mengecek, lalu memotong saldomu.
Yang berjalan baru pesan pembayaran, bukan uangnya.
Aplikasi yang kamu pakai untuk bayar disebut penerbit (issuer).
Sebelum membayar, penerbit mengecek beberapa hal: saldo cukup, PIN benar, masih dalam limit, dan tidak ada tanda penipuan.
Semua beres? Saldomu langsung berkurang Rp100.000.
Lalu pesan pembayarannya dikirim lewat lembaga switching, penerus pesan antarpenyedia, ke bank kedai.
Bank kedai disebut acquirer: bank atau penyedia yang mendaftarkan kedai ke QRIS dan meneruskan uangnya ke kedai.
Rekening kedai belum bertambah. Yang terkirim baru janji untuk membayar.
Kalau sumber dananya kartu kredit, yang berkurang limitmu, bukan saldo. Sejak 17 Agustus 2026, Kartu Kredit Indonesia juga bisa dipakai untuk bayar lewat QRIS.
Dalam contoh ini, dompet digitalmu dan bank kedai beda perusahaan.
Kalau satu perusahaan?
Kalau dompetmu dan bank kedai satu perusahaan, pesannya tidak perlu lewat switching. Jalurnya lebih pendek.
Sumber
Sumber: QRIS BI · SP BI 28/159 (kartu kredit) · Dicek 31 Okt 2026.
Bab 3 · Ting!
Ting! Kedai tahu kamu sudah bayar.
Soundbox berbunyi. Itu kabar, bukan saldo.
Dalam hitungan detik, soundbox di kasir berbunyi.
Soundbox sungguhan bisa mengucapkan nominalnya. Di sini kamu hanya mendengar bunyi ting sintetis.
Aplikasi kedai juga mencatat pembayaran masuk: Rp100.000.
Tapi rekening kedai belum bertambah sepeser pun.
Yang sampai baru kabarnya. Uangnya menyusul belakangan.
Kabar itu sudah cukup bagi kasir untuk menyerahkan kopimu.
Bunyi ini contoh yang disintesis, bukan bunyi perangkat sungguhan.
Penjelasan
Penjelasan: bunyi ting ≠ saldo
Bab 4 · Setelmen
Uangnya sendiri baru pindah belakangan.
Utang antarpenyedia saling diperhitungkan. Sisanya dilunasi di Bank Indonesia.
Setelah bunyi ting, dompetmu berutang Rp100.000 kepada bank kedai.
Utang itu dikumpulkan bersama jutaan pembayaran lain.
Lalu dihitung selisih bersihnya. Utang yang saling berlawanan dicoret dulu.
Kalau dompetmu dan bank kedai memakai switch yang berbeda, PTEN (PT Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional) yang menghitung selisih antar-switch itu.
Hanya selisih itu yang dipindahkan, lewat rekening di Bank Indonesia. Tahap ini disebut setelmen, atau penyelesaian akhir.
Utang dompetmu kepada bank kedai kini lunas.
Biasanya bank kedai mengirim uangnya ke rekening kedai hari itu juga (H+0) atau besok (H+1).
H+0/H+1 adalah praktik umum penyedia, bukan jadwal resmi BI.
Bank kedai lain
Bank berbeda, jadwal berbeda. Jadwal pencairan ditentukan bank atau penyedia kedai. Lewat agregator, pencairan bisa makan beberapa hari kerja, dan sebagian penyedia tidak mencairkan dana saat akhir pekan atau hari libur.
Sumber
Sumber: statistik PTEN · layanan RKS PTEN · Dicek 31 Okt 2026.
Bab 5 · Biaya
Kedai menerima Rp100.000. Utuh.
Kamu membayar Rp100.000. Kedai menerima Rp100.000.
Tidak ada potongan. Biaya MDR-nya Rp0.
MDR (merchant discount rate) adalah biaya yang dipotong dari uang toko untuk setiap pembayaran QRIS. Orang sering menyebutnya “biaya admin QRIS”.
Yang menanggung pedagang. Biaya ini tidak boleh dibebankan ke pembeli.
Sejak 1 Oktober 2026, pembayaran QRIS sampai Rp100.000 bebas MDR, di toko jenis apa pun. Tepat Rp100.000 pun masih gratis.
Dalam contoh ini, Kedai Kopi Senja tercatat sebagai usaha kecil. Sampai 30 September 2026, kedai ini membayar Rp700 untuk pesanan yang sama.
Untuk usaha mikro, tidak ada yang berubah: mereka sudah bebas MDR sampai Rp500.000 sejak Desember 2024.
Tapi aturan ini ada batasnya.
Contoh ini usaha kecil (UKE). Usaha mikro bebas MDR sampai Rp500.000.
Tarif per jenis toko
| Jenis toko | Bebas MDR sampai | Di atasnya |
|---|---|---|
| Usaha mikro (UMI) | Rp500.000 | 0,3% |
| Usaha kecil, menengah, besar (UKE, UME, UBE) | Rp100.000 | 0,7% |
| Pendidikan | Rp100.000 | 0,6% |
| SPBU | Rp100.000 | 0,4% |
| Pemerintah, bansos, pajak, donasi nirlaba | Selalu 0% | — |
Persentase dihitung dari seluruh nominal, bukan hanya kelebihannya. “Sampai” berarti termasuk angka itu. Kategori tokomu dicatat bank atau penyedia QRIS saat mendaftar.
Tarif: Keputusan BI No. 28/4/KEP.DpG/2026, berlaku 1 Okt 2026, diumumkan dalam SP BI No. 28/159/DKom. Tabel BI Cerita. Dicek 31 Okt 2026.
Sumber
Sumber: tabel MDR BI · SP BI 28/159 · usaha mikro sejak 2024 (Antara) · Dicek 31 Okt 2026.
Bab 6 · Batas biaya
Tambah satu kue, biayanya muncul.
Untuk usaha kecil, lewat sedikit dari Rp100.000 membuat MDR dihitung dari seluruh nominal.
Kamu menambah satu potong kue keju, Rp20.000.
Pesananmu sekarang Rp120.000. Sudah lewat batas Rp100.000.
Untuk usaha kecil, MDR-nya 0,7%. Dihitung dari seluruh nominal, bukan cuma kelebihannya.
Kedai membayar Rp840 dan menerima Rp119.160.
Bahkan Rp100.001 sudah kena biaya sekitar Rp700.
Akibatnya, harga Rp100.001 sampai Rp100.704 membuat kedai menerima lebih sedikit daripada harga pas Rp100.000.
Ke mana Rp840 dari pesanan Rp120.000 itu?
Dibagi ke lima pihak: bank kedai, dompetmu, lembaga switching, PTEN, dan ASPI (pengelola standar QRIS).
Bank Indonesia tidak mengambil sepeser pun dari MDR.
Angka per pihak ini perkiraan. BI mengumumkan pembagiannya saat meluncurkan QRIS pada 2019, dan sejak itu pembagian terbaru tidak dipublikasikan.
Usaha kecil, tarif 0,7%. Zona rugi memakai pembulatan setengah ke atas; tiap penyedia bisa berbeda.
Sumber
Sumber: tabel MDR BI · pembagian 2019 (Kontan) · Dicek 31 Okt 2026.















